Sunday, October 31, 2010

Kebijakan tentang Imaging,Information Delivery System,Networking (Tugas 1)

Tugas 1
Imaging
secara umumTeknologi Imaging adalah aplikasi bahan dan metode untuk membuat, melestarikan atau menggandakan gambar. Hal ini dapat berarti berbagai hal.

sumber : http://en.wiktionary.org/wiki/imaging

Present participle gambar(kata benda)

imaging (biasanya tak terhitung; imagings jamak)

1. Para teknik atau praktek menciptakan gambar aspek dinyatakan tak terlihat suatu objek, terutama bagian tubuh.
2. Penggunaan citra mental untuk mengubah persepsi seseorang atau perilaku.

Dapat berupa Penggunaan gambar mental: visualisasi
ataupun Teknik atau praktek membuat gambar yang tak terlihat: tomografi Magnetic Resonance Imaging, sonografi, termografi,

sumber : http://en.wiktionary.org/wiki/imaging

Information Delivery System
Penyampaian Informasi Sistem adalah sebuah clearing house penyimpanan data dan informasi yang komprehensif sebagai contoh mendukung perdagangan maritim Great Lakes. Sumber daya multifungsi terintegrasi dalam sistem informasi geografis berfokus pada data spasial ekonomi yang berkaitan dengan data arus barang dan pola lalu lintas untuk secara efektif dokumen dan menjelaskan pola kegiatan ekonomi antar semua sektor utama perekonomian regional dengan penekanan pada hubungan mereka terhadap pergerakan barang . Tujuan utama untuk sistem ini adalah untuk memperbarui dan memelihara database jangka panjang dan sistem data distribusi yang tersedia untuk badan-badan transportasi negara, badan-badan perencanaan daerah, otoritas pelabuhan dan organisasi pembangunan ekonomi, serta pengambil keputusan lainnya tertarik dan pemangku kepentingan dalam daerah dengan melayani sebagai sumber informasi bagi kebijakan publik pengambilan keputusan dan untuk menggambar hubungan antara gerakan angkutan maritim, kelayakan ekonomi, dan kualitas lingkungan di seluruh wilayah.

Sumber : http://rip.trb.org/browse/dproject.asp?n=24926

Networking
Kebijakan model jaringan dikembangkan untuk menjelaskan perbedaan dalam pembuatan kebijakan dan kekuasaan dalam sektor kebijakan yang berbeda. Mereka berpendapat bahwa kegiatan tekanan kelompok informal lebih penting daripada pendekatan konstitusional institusi menerima. Kebijakan masyarakat adalah jaringan dengan aktor yang relatif sedikit, dekat hubungan kerja dan perjanjian umum atas ruang lingkup, tujuan, dan proses institusional umum yang menyebabkan output kebijakan. Terbatas jaringan yang lebih besar, dengan konflik internal yang lebih dan perjanjian kurang lebih tujuan dari jaringan kebijakan. Kebijakan jaringan mungkin juga terlibat dalam pengiriman serta pengembangan kebijakan dan beberapa berpendapat bahwa kegagalan pemerintah untuk memahami sifat dari suatu jaringan kebijakan dapat menyebabkan kegagalan implementasi. teori jaringan formal mengukur jumlah dan jenis interaksi antara pelaku dalam jaringan. Dengan memeriksa sifat kerangka kelembagaan yang berbeda dan perbedaan antara pelaku dalam jaringan model jaringan formal dapat menjelaskan interaksi antara faktor struktural dan individual dalam generasi output kebijakan. Model jaringan Kebijakan cenderung lebih baik pada menjelaskan stabilitas, menunjukkan kesamaan di seluruh negara atau sektor-sektor dimana berbagai proses kelembagaan formal ada tetapi miskin di menjelaskan perubahan kebijakan atau proses politik yang mendasar.

Sumber : http://www.answers.com/topic/policy-network


1 comment: